cinta belum selesai di masalalu
Image ai creator

Tanda-tanda Pasangan Belum Selesai dengan Masalalu

Diposting pada

Saya memiliki hubungan dengan dia yang merupakan cewek teman satu kantor, namun berbeda agama, namun sayangnya malah menjadi boomerang karena dia cinta belum selesai dengan masalalu. Sebelumnya dia sangat friendly ke semua orang, sampe saya juga gak sadar kalo saya merasa suka, setelah melakukan PDKT, dia bilang kalo dia belum mau membuka hati untuk pria lain karena pengalamannya karena cinta. Nah, saya iseng-iseng ngobrol jalan beberapa bulan, mulailah agak luluh, dah saya waktu itu cerita tentang masalah mantan saya, kemudian seminggu kemudian gak ada angin, gak ada hujan, tiba-tiba dia nembak saya dan menyatakan suka. Saya menerimanya karena emang saya juga suka, dan setelah saya sadari, dia ternyata belum siap untuk merasakan cinta yang saya berikan. Dan setelah ditelisik ternyata dia belum selesai dengan masalalunya, dan ini pengalaman saya, dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Awal ketemu dan pacaran love bombing banget, bahkan pagi-pagi saja dia sdah bangunin kita buat sholat subuh padahal beda agama dan bilang kangen.
  2. Lanjut beberapa bulan, dia kek sering banyak menuutup diri, kalo ditanya tentang pribadinya jawabannya tidak sesuai apa yang kita harapkan bahkan sering kali mengganti topik pembicaraan.
  3. Sulit diajak untuk ketemu, setiap ketemu pasti aja alasannya, entah itu bosnya, temennya, dll, padahal kita jauh-jauh hari sudah bikin jadwal dan dia menyetujuinya, malah pas awal-awal deket dan pacaran gak pernah terjadwal malah langsung cus, walau cuman sekedar jalan-jalan keliling taman.
  4. Sering kali menghiraukan permasalahan kita, ketika kita galau dan butuh teman bercerita, pasti tanggapan dirinya terhadapa masalah kita pasti kurang memuaskan, atau kalo kita ngomongin kerjaan jawabnya cuman gini “namanya juga kerja ikut orang, ya mau gimana lagi?”
  5. Sering kali silent treatment karena hal sepele, banyak masalah yang sebenernya bisa dikomunikasikan dalam menyelesaikannya, baik itu besar, atau kecil. Tapi bagi yang belum selesai kebanyakan mereka terus silent treatment dan seakan dia menjadi korban. Contoh, saya membicarakan tentang teman saya, yg mendapatkan prestasi di kantor, gak taunya dia merupakan musuh dan gak suka, padahal saya hanya merasa kagum, tapi karena alesan tidak suka menjadikan dia risih, terus silent treatment setelah mulai tenang dan dia akan bilang “Aku gak suka ya kamu ngomongin dia, baik-baikin dia depan aku, kamu gatau aja dibelakang orang-orang kelakuannya”
  6. Berbicara takut kehilangan dirimu, padahal dia sering kali ngajak untuk putus, tapi dia juga yang minta balikan karena takut kesepian, padahal dia sendiri tau rasanya kesepian.
  7. Iseng-iseng chat masalalunya walau tidak dibalas, (jadi kebetulan cewek yang jalan sama saya ini, mantannya meninggal, dan masih ada urusan yang belum beres, jadi dia cuman iseng chat kangen ke nomor lamanya atau IGnya) awalnya dikira biasa-biasa aja, tapi makin kesini sering post-pos sedih padahal kita gada masalah apa-apa, itu yang membuat saya sadar.
  8. Takut diajak komitmen, ketika ingin melakukan komitmen atau ke jenjang yang lebih serius, pastinya dia enggan dan lebh baik menolak atau dia bilang kamu cari cewek lain.
  9. Kamu merasa tidak dihargai, dan tidak diperhatikan dalam waktu lama, kalo tidak diperhatikannya cuman sehari dua hari sih gak masalah mungkin dia sibuk. Tapi, kalo merasa ada yang aneh dan gak diperhatikan selama berminggu-minggu? pasti ada sesuatu dong, walau kita tau dia jalan sama siapa, pergi sama siapa, eh gataunya iseng2 liat mantannya dan curhat di sana.
  10. Jarang curhat ke dirimu atau melibatkan kamu dalam hal kecil, ketika ada masalah biasanya pasangan adalah org yang nomor satu dikasih tau, atau ngasih kode lagi marah-marah. Sama halnya dia waktu itu kesel sama temen kantornya, terus dia tiba-tiba bilang gini “Yang kamu tuh ya, kalo jadi orang jangan so kaya dan kecakepan depan cewek,” gataunya dia marah sama temennya. Nah, buat orang yang belum selesai sama masalalunya, dia udah jarang melakukan hal itu, dan tentunya merasa aneh dong, mungkin awal-awal akan seperti itu, akan merasa milik kamu, tapi sudah lama berhubungan baru kliatan biasanya akan melampiaskannya dengan tulisan, atau chat mantannya walau sudah diblok atau (kalo kasusku emang udh gak ada orangnya).

Sebenernya masih banyak lagi sih, cuman setiap orang berbeda dalam mengekspresikannya cuman saya ngasih garis yang paling terlihat jelas. Biasanya orang yang belum selesai atau belum siap dengan hubungan baru yaa gitu banyak sekali alasan untuk menutupi kesalahannya dan menyangkalnya.

Cuman kalo kasus saya ini, dia udah mulai mau move on pas awal-awal, ehh pas kita lagi mesra-mesranya, dan mulai melupakan si mantan, (innalillahi wa inna ilahi raajiun) dia dapat kabar kalo mantannya meninggal, dan disitulah mulai hubungan kita agak goyang, bahkan seminggu dapat kabar itu dia kira simantannya ini cuman drama karena dia emang suka ngedrama banget buat dapet perhatian dia, eh pas ditelisik dan nyari pembenaran dari berbagai sumber ternyata beneran meninggalnya, bahkan menangis sejadi-jadinya izin cuti seminggu, bahkan chat saya gak dibaca sama sekali, setelah seminggu barulah dia bilang semua hal kejadian itu. Semenjak itulah semuanya berubah dan cinta kita terasa hambar, yang awalnya kita mesra-mesraan gataunya malah kaya gini, karena sebuah kejadian dan mengingat semua kenangan sama mantannya. Yang lebih ekstreamnya muncul ada yang janggal dan membuat semuanya muncul kecurigaan baru, kek sikapnya yang saya bilang tadi di 10 poin tersebut.

Saya kira hanya akan berangsur beberapa bulan saja dan saya mencoba menunggu. Eh gataunya, ya sudahlah, intinya jangan berharap dengan orang yang masih terikat masalalunya, walaupun dia mencoba move on pasti ada aja kendalanya (baik dari eksternal atua pribadi), kecuali kalo dia udah mau komitmen untuk menikah silahkan itu perjuangkan tapi jangan lupa banyak-banyakin sabar aja, apalagi kalo si mantannya ini meninggal (Karena kalo kamu cemburupun, kamu susah buat marah, karena orangnya sudah meninggal dan pasti jawabannya “Kamu Ngapain Cemburu sama orang meninggal, orang kamu udah dapetin aku”). Hingga sekarang cewek ini akhirnya dia menyadari dan memutuskan hubungan kita, karena belum siap memulai hubungan, dia bilang salah dan minta maaf karena ngasih saya harapan untuk mencintai dia tapi ternyata dirinya belum siap menerima cinta dari saya. Namun apa boleh buat, sekarang, kegaluan melanda dan dipaksa menerima kenyataan. Saya hanya bisa menghargai keputusannya, tapi rasa sakitnya masih berbekas, ada sedikit terpikir mencoba mendekatinya lagi lain waktu ketika dia sudah siap, tapi pas dipikir beda agama juga sih gak bisa berharap. Cuman bisa berdoa semoga dia mendapatkan yang terbaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *